Ketik kata atau ayat:

Alkitab Bahan
Basic Bible Lessons

Lulus Ujian Penderitaan

Shallom ....
Apa reaksi kita saat menderita? Banyak orang bereaksi dengan mempersalahkan lingkungan, keadaan, ataupun sesama manusia. 

Jika anda membaca kitab Ayub, sungguh berat penderitaan yang diijinkan Tuhan terjadi padanya.

Tapi Ayub menyadari bahwa segala sesuatu, termasuk penderitaan, terjadi dalam garis kedaulatan dan rencana Allah. Ayub mengetahui bahwa inti kehidupan adalah hubungan setiap pribadi dengan Allah. Namun, reaksi Ayub memahami penderitaan ini bukannya tanpa kesulitan dan pergumulan 

Di satu sisi Ayub tahu bahwa Allah adalah Allah yang berdaulat, Ia memberi, Ia pula yang mengambil. Namun, di sisi lain Ayub juga bergumul, mengapa ia mengalami penderitaan. Pasal ini dapat disebutkan sebagai catatan seorang percaya yang mencurahkan keluhan, mencurahkan isi hatinya di hadapan-Nya. Pada ayat 7, kesulitan Ayub untuk memahami mengapa ia menderita adalah karena ia hidup benar, dan tidak bersalah. Ini adalah masalah klasik: hidup benar tidak berarti luput dari penderitaan. Ayub keliru jika berpikir orang benar tidak mungkin menderita. Konsep ini akhirnya semakin membawanya memiliki gambaran yang buruk tentang Allah (ayat 13-14). Inilah ujian yang sesungguhnya: Apakah dalam pencobaan kita tetap memiliki gambaran Allah yang adil dan tetap baik? 

Ayub tidak menutupi kesulitan pergumulan imannya di hadapan Allah. Sebaliknya, dia menyatakan isi hatinya apa adanya. (Ayub 10:1-22)

Barang siapa berani mengakui & merendahkan dirinya di hadapan Allah, berpeluang mengalami perubahan perspektif iman dalam memandang penderitaan dan lulus ujian dari penderitaan itu.

Apa pendapat anda?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peringatan Serius Bagi Semua Orang Percaya Dan Gereja Tuhan!

7 Jenis Gereja Yang Akan Tertinggal

Intisari Injil Matius

Penyakit (rohani) Akhir Jaman

Kebenaran Alkitab Terbukti: Gerhana Super Blue Blood Moon dan Kitab Yosua