Perbedaan Sikap Soal Yerusalem

Shallom ....

Yerusalem
Menurut riset LifeWay Research yang dipublikasikan Christianity Today pada Desember 2017, 45 persen evangelis AS menyatakan Alkitab berpengaruh terbesar terhadap pandangan mereka tentang Israel. Sebanyak 63 persen dari mereka mendukung Israel karena "Tuhan memberikan tanah Israel kepada orang-orang Yahudi."
Bagian lain riset tersebut menyatakan bahwa 80 persen evangelis AS menyatakan bahwa pendirian negara Israel pada tahun 1948 merupakan pemenuhan nubuat Alkitab dan meyakini Tuhan memang menjanjikan tanah Israel kepada Abraham serta keturunannya untuk selama-lamanya.

Laueie Cardoza-Moore adalah pendiri dan presiden Proclaiming Justice to The Nations dan Utusan Khusus untuk PBB untuk Dewan Gereja Kristen Independen Dunia. Rabu (6/12/2017) ia menuliskan opininya di kanal Hareetz dengan judul yang langsung bersikap atas isu yang dibawa Trump: “Kami Orang Kristen Amerika Menerima dengan Senang Hati Kepatuhan Trump kepada Sabda Allah di Yerusalem”


 Laueie menyebutkan lagi keputusan Kongres AS pada 1995 yang menyeru agar AS mesti memulai pendanaan dan pemindahan kedutaan besar negara dari Tel Aviv ke Yerusalem—paling lambat 31 Mei 1999. Realisasi UU ini juga berlaku sebagai tanda penghormatan untuk kebijakan Israel yang memutuskan Yerusalem sebagai ibukota mereka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peringatan Serius Bagi Semua Orang Percaya Dan Gereja Tuhan!

Intisari Injil Matius

Efek Membaca Alkitab Bagi Kesehatan

Kebenaran Alkitab Terbukti: Gerhana Super Blue Blood Moon dan Kitab Yosua