Penyakit (rohani) Akhir Jaman

Shallom .....   Semua manusia, tentu harus menjaga kesehatan jasmani. Namun yang juga tak kalah penting adalah menjaga kesehatan rohani. Ada pepatah kesehatan mengatakan, bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati.
Sebagai orang percaya, kita harus senantiasa menjaga kesehatan jasmani dan tentu saja kesehatan rohanipun harus kita rawat agar terhindar dari  tiga macam penyakit rohani yang melanda banyak orang pada akhir jaman ini, yaitu:

1. Tamak akan kekayaan 

Dunia yang indah dan gemerlapan ini begitu menarik sehingga orang menjadi tamak melihatnya. Adam dan Hawa yang jatuh ke dalam dosa karena karena melihat betapa menariknya buah yang dilarang Tuhan untuk dimakan. Dulu orang hanya menuntut kebutuhan primer (pangan, sandang dan papan). Jaman sekarang orang bukan hanya menuntut kebutuhan primer, tetapi juga kebutuhan sekunder (misalnya barang-barang elektronik) bahkan kebutuhan tersier (barang-barang mewah). Orang kaya akan terus memperkaya dirinya, tapi tidak akan puas oleh uang (Lukas 12:16-21). Itu karena hati manusia yang terlalu tamak tetapi anehnya tidak merasakannya.

2. Terlalu sibuk 

Di dunia ini ada 4 kelompok orang percaya, yaitu:
a. Orang percaya yang kaya jasmani dan kaya rohani
b. Orang percaya yang kaya jasmani, tetapi miskin rohani
c. Orang percaya yang miskin jasmani, tetapi kaya rohani
d. Orang percaya yang miskin jasmani dan miskin rohani

Anda masuk kelompok yang mana ?

Jika orang mengasihi dunia maka kasih kepada Allah tidak ada padanya (I Yoh. 2:15b). Seperti Yudas Iskariot yang begitu tega menjual Tuhan Yesus hanya demi uang 30 keping perak (Mat. 26:14-16). Banyak orang di jaman ini yang terlalu sibuk dengan berbagai pekerjaan dan bisnisnya. Siang malam mereka bekerja atau berelasi dengan orang-orang bisnis sehingga selalu beralasan bahwa tidak ada waktu untuk beribadah. Sesungguhnya kesehatan rohani mereka telah dirusak oleh mamon. Itu terjadi karena mereka terlalu mementingkan hal-hal jasmani sehingga melupakan hal-hal rohani. Sebagai orang percaya, kita seharusnya lebih memprioritaskan Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya. (Kol. 3:2; Mat. 6:33).

3. Kasih menjadi tawar/dingin (Matius 24:12; I Korintus 13)

Jika kasih menjadi tawar/dingin, maka orang akan tidak bersemangat, tidak cinta Tuhan dan akan secara pelan tapi pasti akan meninggalkan Tuhan. Kasihnya kepada manusia juga akan berkurang dan ia tidak akan mempunyai beban di dalam pekerjaan Tuhan khusunya pekerjaan pengabaran Injil.
Jikalau kita merasa masih mempunyai penyakit-penyakit di atas, maka datanglah kepada Tuhan (Wahyu. 3:18). Ia akan mengobati dan memberikan kita:

a. Emas yang dimurnikan (iman yang murni). Yang telah tawar hati harus membeli emas ini. Barang siapa yang di dalam Yesus ia telah mengalahkan dunia dengan iman. (Wah. 3:18).
b. Jubah putih (kelakuan baik dan kesucian). Orang Kristen yang tidak punya kelakuan baik dan kesucian adalah seperti seorang yang telanjang. Sungguh terasa memalukan. Jubah putih adalah lambang kesucian yang akan diberikan kepada kita.
c. Terang untuk melihat kebenaran yang sesungguhnya (penerangan oleh Roh Kudus). Jika rohani kita miskin, maka kita harus meminta penerangan Roh Kudus, banyaklah berdoa, membaca Firman Tuhan dan melayani Tuhan.

Kiranya Tuhan Senantiasa Menolong Kita Sampai Maranatha.

(sumber : terangdunia.net)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peringatan Serius Bagi Semua Orang Percaya Dan Gereja Tuhan!

Intisari Injil Matius

Efek Membaca Alkitab Bagi Kesehatan

Kebenaran Alkitab Terbukti: Gerhana Super Blue Blood Moon dan Kitab Yosua